KI-Kunst: Buat komik 5 panel dengan gaya semi realis namun tetap ada unsur satire. Tema: demo rakyat vs aparat di Indonesia. Panel 1: Rakyat berbaris demo dengan spanduk bertuliskan “Tolak Kebijakan X!”, ekspresi marah. Panel 2: Aparat berbaris menjaga demo, wajah serius, tegang. Panel 3: Anggota DPR duduk santai di kursi empuk dalam gedung, minum kopi sambil menonton TV yang menampilkan demo. Panel 4: Rakyat dan aparat saling dorong di jalan, suasana ricuh. Panel 5: Rakyat dan aparat sama-sama kelelahan, saling pandang dengan wajah bingung, lalu ada gedung DPR di belakang mereka yang tetap tenang. Teks di atas: “Kadang kita lupa, siapa lawan sebenarnya.” Gaya visual: komik modern, warna cerah, ekspresi wajah jelas, suasana urban Indonesia.

Erstellt von

Inhaltsdetails

Mediendetails

Nutzerinteraktion

Über dieses KI-Werk

Beschreibung

Erstellungseingabe

Engagement

avatar

Buat komik 5 panel dengan gaya semi realis namun tetap ada unsur satire.   Tema: demo rakyat vs aparat di Indonesia.    Panel 1: Rakyat berbaris demo dengan spanduk bertuliskan “Tolak Kebijakan X!”, ekspresi marah.   Panel 2: Aparat berbaris menjaga demo, wajah serius, tegang.   Panel 3: Anggota DPR duduk santai di kursi empuk dalam gedung, minum kopi sambil menonton TV yang menampilkan demo.   Panel 4: Rakyat dan aparat saling dorong di jalan, suasana ricuh.   Panel 5: Rakyat dan aparat sama-sama kelelahan, saling pandang dengan wajah bingung, lalu ada gedung DPR di belakang mereka yang tetap tenang. Teks di atas: “Kadang kita lupa, siapa lawan sebenarnya.”    Gaya visual: komik modern, warna cerah, ekspresi wajah jelas, suasana urban Indonesia.
—— Ende ——
Entdecken Mehr Geschichten oder starte damit, deine eigenen zu erstellen!

Buat komik 5 panel dengan gaya semi realis namun tetap ada unsur satire. Tema: demo rakyat vs aparat di Indonesia. Panel 1: Rakyat berbaris demo dengan spanduk bertuliskan “Tolak Kebijakan X!”, ekspresi marah. Panel 2: Aparat berbaris menjaga demo, wajah serius, tegang. Panel 3: Anggota DPR duduk santai di kursi empuk dalam gedung, minum kopi sambil menonton TV yang menampilkan demo. Panel 4: Rakyat dan aparat saling dorong di jalan, suasana ricuh. Panel 5: Rakyat dan aparat sama-sama kelelahan, saling pandang dengan wajah bingung, lalu ada gedung DPR di belakang mereka yang tetap tenang. Teks di atas: “Kadang kita lupa, siapa lawan sebenarnya.” Gaya visual: komik modern, warna cerah, ekspresi wajah jelas, suasana urban Indonesia.

4 months ago

0
    Online