एआई कला: Sampai lah mereka berdua di depan kelas dan zena masuk kedalam duluan omar me menoleh ke arah kursi yang ada di depan kelas terlihat doni sedang duduk di sana sambil memandangi omar omar tersenyum dan menghampiri doni (omar)..udah dari tadi don hee... doni menggelengkan kepalanya dan terlihat di wajahnya sedikit kesal (doni)..pinter banget luu marr pergi duluan.. gua cari lu kesana kesini malah taunya kemana..!! (Omar)..heehhh..maaf don abisnya nungguin luu lama banget ke toilet ngapain coba hhh... (doni)..ahh elu.. mereka berdua pun tertawa bersama (omar)..yaudah ayo masuk..?? Mereka berdua berjalan ke arah pintu kelas dan terlihat riko yang berdiri di depan kelas dan menghadang òmar "hehhe sialan dari mana aja lu" omar berhenti tepat di depan riko (omar)..bukan urusan lu gua mau kemana riko tersenyum sinis (riko)..sombong banget lu ya bocah..!?? (Omar)..tolong mingirr gua mau masukk..!?? (Doni)..iya ko mingirr ngak bikin masalah deh..?? Kata Doni riko menoleh ke arah doni (riko)..ngak usah banyak omong lu miskin..!! Terlihat doni marah (doni)..apa lu bilang..!! Dengan cepat doni mendekat ke arah Riko. "Luu miskin..? Riko mendorong doni sampai hampir membuatnya terjatuh dengan cepat omar menarik doni "apa yang lu lakuin haa..!! Riko menoleh ke arah omar "ohh lu mau jadi sok pahlawan haaa..!!? Bentak riko siswa yang mendengar keributan di luar kelas pu segera menghampirinya terlihat fia yang kaget dan menghampiri doni "donn kamu ngak apa apa.. tanya fia dengan panik (doni)..ngak aku ngak apa apa .. fia menoleh ke arah riko (fia)..ngak usah bikin keributan lu ko atau gua laporin guru ..!! Bentak fia riko menoleh ke arah fia dan tertawa (riko)...hahahah.. memang nya kenapa kalo gua bikin masalah haa lu ngak ikut campur urusin aja tuh si miskin hhh..!?? Doni pun semakin marah (doni)..jaga mulut mu itu ko memang kenapa kalo gua miskin haa..bentak doni (riko)..halah banyak b*c*t luu.. riko memancal Perut doni dan membuat nya terjatuh (fia)....doni.!!?? Omar pun marah dan ingin melawan riko ketika omar ingin bersiap "kalian hentikan semua itu" teriak orang di belang mereka omar pun menghentikan niatnya dan semuanya pun menoleh ke arah suara itu terlihat anggota kelompok Garuda menghampiri mereka (AKG)..apa yang kalian lakukan itu jangan buat keributan di sekolahan ini kalian siswa baru udah berbuat keributan saja..!!!bentak anggota kelompok Garuda itu (fia)..yang membuat keributan terlebih dahulu dia kak..!??? Fia menunjuk riko akg itu pu menoleh ke arah Riko dengan tegas (AKG)..kenapa kamu mengangu teman sekelas mu dan membuat keributan..!?? Bentak angota Garuda tersebut dan riko pun tidak menjawab omongannya (AKG)..ayo ikut saya ke ruang guru..!?? Dengan nada tegas riko pun mengikuti akg tersebut riko menyengol pundak omar dan meliriknya sekilas ke arah omar dengan sinis omar menghampiri doni (omar)..heyy don luu ngak apa apa..?? (Doni)..ngak apa apa mar..fia memandangi doni (fia)..luu tuh harus hati hati don kan lu tau riko tuh orang nya kaya gimana..?? Doni hanya tersenyum omar melihat ke hawatiran fia terhadap doni omar pun tersenyum. Mereka bertiga pun masuk ke dalam kelas dan jam pulang sekolah pun berbunyi siswa dalam kelas pun mengemasi tas meraka dan bersiap untuk pulang doni menoleh ke arah omar (doni)..mar gua minta no hp dong..? Omar mengangkat alisnya (omar)..iya nih.. omar mengambil hp miliknya di dalam saku celananya dan mereka berdua pun bertukar nomer telpon. (Omar)..oke don aman ayo pulang..!! "Ayo" mereka berdua beranjak dari tempat duduk nya dan berjalan keluar kelas terlihat brian yang menunggu di depan kelasnya brian melihat omar dan Doni dan tersenyum ke arah mereka mereka berdua pun menghampiri Brian dan berjalan bersama menuju gerbang sekolah sambil sesekali membahas cewek cewek yang mereka temui saat mereka berpapasan sampai lah di depan gerbang doni di panggil oleh teman nya "donn" doni menoleh ke arah anak yang memanggilnya (doni)..gua balik dulu ya mar.. ian besok ketemu lagi.. (omar)..ya hati hati don di jalan.. doni menganggukan kepalanya dan berjalan meninggalkan omar dan brian mereka berdua pun berjalan menuju ke halte bus dan menugunya brian membuka obrolan dengan bercerita tentang ke 3 teman nya yang baru brian kenal (brian)..tadi si depan kelas kamu ada rame rame ada apa mar..? Tanya Brian dengan penasaran. (Omar)..ohh tadi ada anak membuat keributan..(brian)..teman kelas mu..? (Omar)..iya.. (brian)..memang kenapa sampai ada keributan seperti itu..? (Omar)..hanya masalah sepele..!! Omar menutup yang sebenarnya.Setelah menunggu beberapa menit, bus yang mereka tunggu akhirnya datang. Omar dan Brian naik ke bus dan mencari tempat duduk yang kosong. Mereka berdua duduk berdampingan dan menikmati pemandangan di luar jendela bus Sesampainya bus yang mereka tumpangi berhenti di halte untuk mereka berdua turun, Omar dan Brian keluar dari bus dan berjalan pulang ke rumahnya. Mereka berdua berjalan dengan santai, menikmati udara sore yang sejuk.Saat mereka tiba di rumah, Omar dan Brian langsung menuju ke kamar mereka untuk beres-beres dan berganti pakaian. Setelah selesai, mereka berdua menuju ke toko untuk membantu Ayah dan Ibu.(omar)..Aku lapar, Brian. Aku ingin makan sesuatu sebelum kita pergi ke toko," kata Omar sambil memandang Brian dengan mata yang ceria.(brian)Aku juga lapar. Tapi kita harus segera pergi ke toko untuk membantu Ayah dan Ibu, kita makan di sana saja..?jawab Brian dengan serius. Mereka berdua pun berjalan menuju ke toko, siap untuk membantu Ayah dan Ibu. Saat mereka tiba di toko, Ayah dan Ibu sudah menunggu mereka (ibu)..Anak-anak, kalian sudah datang. Ayo kita mulai bekerja,..kata ibu dengan senyum.(brian)Ya, ibu Kami siap," jawab Brian dengan bahagia Mereka berdua mulai bekerja membantu Ayah dan Ibu di toko. Brian membantu Ayah dengan mengatur barang-barang di rak, sementara omar membantu Ibu dengan melayani pelanggan. Ibu tersenyum (ibu)..bagaimana hari pertama mu di sekolah nak..omar membalas senyum ibunya. (Omar)..seru bu aku banyak bertemu teman teman baru di sekolah dan guru di sana juga baik dan ramah.. (ibu).. yaudah kalu begitu piring piring kotor itu di bawa ke tempat pencucian piring dan tanyakan kepada orang yang duduk di meja no 21 mau makan apa..? (Omar)..iya bu.. omar pun menaruh piring nya di tempat pencucian piring dan segera menghampiri meja nomer 21Mereka berdua terus bekerja dengan gembira, membantu Ayah dan Ibu di toko Setelah membantu Ayah dan Ibu di toko sampai malam, Omar dan Brian sudah sedikit lelah. Mereka berdua membantu membereskan sampah dan menata meja setelah pelanggan terakhir keluar dari toko. Dengan segera mereka berdua menutup toko tersebut dan beristirahat di kursi temapt duduk pelanggan. Ibu menghampiri mereka berdua dengan senyum.(ibu)..Anak-anak, kalian pasti lapar. Apakah kalian ingin makan?" tanya Ibu dengan penuh perhatian.(omar)..Ya, Ibu. Aku ingin makan nasi goreng," kata Omar dengan mata yang ceria. (Brian)..Aku ingin makan mie goreng, Ibu," kata Brian dengan senyum.Ibu tersenyum dan menuju ke dapur untuk menyiapkan makanan untuk mereka berdua. Beberapa menit kemudian, Ibu kembali dengan membawa makanan yang lezat. (Ibu)..Ini, anak-anak. Makanlah dengan lahap," kata Ibu dengan senyum.Omar dan Brian tersenyum dan mulai makan dengan lahap. Beberapa menit kemudian, ketika mereka berdua sedang makan, datanglah juna berdiri di depan pintu toko. Omar melihat ke arah luar toko dan melihat juan (omar)..Ayah, tolong bukain pintu ada juna di depan pintu,..kata Omar dengan mata yang terkejut.Ayah menyambut juna dan menyuruhnya masuk. (Ayah)..Ehh nakk Masuklah, jangan berdiri di luar," kata Ayah dengan senyum.(juna)..iya om..juna tersenyum dan masuk ke dalam toko. Ibu menyambutnya dengan hangat. (Ibu)..Nak juna.Apakah kamu ingin makan?" tanya Ibu dengan penuh perhatian."Terima kasih, tante Aku sudah makan," kata juna dengan senyum.Ibu tersenyum dan mengangguk.ibu menoleh kearah omar dan brian yang sedang makan (ibu)..Baiklah, anak-anak. Makanlah dengan lahap," kata Ibu dengan senyum. dan berjalan pergi meninggalkan mereka bertiga Omar dan Brian terus makan dengan lahap, sementara juna duduk di sebelah mereka dan mengobrol dengan gembira setelah mereka berdua selesai makan omar mengambil piring yang mereka berdua gunakan dan mencucinya setelah omar selesai mencuci piring omar kembali duduk bersama brian dan juna Setelah Ibu selesai membereskan alat masak di dapur, Ibu berpamitan kepada Omar dan Brian untuk pulang duluan.(ibu)..Anak-anak, Ibu sudah selesai di sini. Ibu akan pulang duluan, ya," kata Ibu dengan senyum. (Omar)...Baik, Ibu. Hati-hati di jalan," kata Omar dengan mata yang ceria. (Brian)..Ya, Ibu. Jangan lupa beristirahat nanti," kata Brian dengan senyum.Ayah berpesan kepada anak-anak agar tidak lupa mengunci toko rapat-rapat. (Ayah)..Anak-anak, jangan lupa mengunci toko rapat-rapat sebelum kalian pulang, ya. Pastikan semua pintu dan jendela tertutup dengan baik," kata Ayah dengan serius. (Omar)..Baik, Ayah. Kami tidak akan lupa, kata Omar dengan mengangguk.Ya, Ayah. Kami akan mengunci toko dengan baik," kata Brian dengan serius.Ibu tersenyum menghampiri dan memeluk Omar dan Brian. (Ibu)..sayangg banget sama kalian kalian, anak-anak. Sampai nanti," kata Ibu dengan penuh kasih sayang."Sampai nanti, Ibu," kata Omar dan Brian dengan serempak.Ibu keluar bersama ayah dari toko, meninggalkan Omar, Brian, , dan juna di dalam toko. Ayah masih mengawasi mereka berempat dengan mata yang penuh perhatian. (Juna)..bapak ibu lu sayang banget ya sama lu berdua..? (Brian)..ya namanya juga orang tua ya pasti sayang lah sama anak anak nya gimana sih lu.!! (Juna)..yee orang tua gua ngak kaya gitu malahan sibuk kerja mereka berdua..omar memahami ke adaan (omar)..lu yakin ngak Mau makan Jun.. (juna)..ngak usah gua udah makan kalo ada kopi aja mar..? Omar menganguk dan beranjak dari tempat duduk nya (omar)..yaudah tunggu sebentar gua bikin dulu.. omar berjalan ke dapur toko juna melanjutkan mengobrol dengan brian (juna)..gimana ian di smk 2..? Brian menoleh ke arah Juna yang sedari tadi memandangi layar hp nya (brian)..seru guru nya juga ramah ramah.. (juna)..lua tau ngak kaka kelas gua cewek nya wih bening bening bener ian.. gua sampe heran ini sekolah apa surga hhhh.. juna tertawa (juna)..di tempat sekolah banyak ngak cewek cantik nya ian..hahhhh omar datang ke meja mereka duduk sembari membawa 3 gelas kopi di atas nampan (omar)..lumah apa apa cewek cantik apa apa cewek cantik sapi aja kalo di bikin cantik lu suka kali..!! Omar menaruh kopi nya satu persatu di atas meja dan brian tertawa karena omongan omar (brian)..hhhhh tau tuh juna hhh...!!! Terlihat ada sedikit kelas di muka juna (omar)..gimana di smk satu anak anak nya di sana.. (juna)..ya kaya anak orang..!! Omar menoleh ke arah juna dan tertawa (omar)..hhhh ya elah lu Jun gitu doang marah..!! (Omar)..masalah tadi pagi gimana soal pencuri itu dan kamu bisa mendapatkan tasnya..?? Brian tersenyum (brian)..ya dengan sedikit trik..? (Omar).maksudnya..? (Brian)..jadi gini trik nya mudah aku hanya memperhatikan pergerakan orang itu dan aku menganalisis daerah tersebut di mata pencuri itu ada dua jalan untuk dia bisa kabur dan jalan pertama sebelum sampai di tempat parkir orang itu aslinya akan berbelok ke jalan raya namun jika dia lari kesana dengan keadaan kita mengejar mereka itu akan mengundang dan di jurigai poling yang ada disana.. (omar)..kan bisa kabur bersembunyi di mana gitu..? Brian mengelengkan kepala (brian)..tidak tidak di kota ini di jalan maupun di sudut sudah ada kamera pengawas dan detektor jikalau ada kejahatan atau pencurian yang nanti akan langsung di ketahui poling dan contoh nya gini kita sedang di ada di dalam suatu ruangan yang penuh dengan kamera pengawas dan sensor di mana mana walau pun banyak barang untuk kita sembunyi kita sudah terekam kamera dimana kita sembunyi bukan..? (Brian)..nah jalan kedua itu ya tetap berlari lurus dan bersembunyi di dalam parkiran perumahan bukan yang hanya ada beberapa titik kamera pengawas dan aku percaya kepada mu kamu pasti bisa menyudut kan pencuri itu..? (Omar)..terus bagai mana kamu bisa sampai di titik pencuri iti bisa kabur aku yang mengikutinya saja hampir kehilangan jejak nya..!?? Brian tersenyum (brian)..mudah aku sudah memprediksinya terlebih dahulu awalnya kita mengejar nya bersama bukan.. omar mengangukan kepala (brian) kenapa orang itu memili parkiran untuk dia bersembunyi karena kita mengejar bersama yang pasti di pikiran orang itu jika kita mengejarnya dengan jalur yang sama kita dapat terkecoh oleh nya karena di parkiran banyak mobil dan itu jelas kunci orang itu untuk menghilang dari pandangan kita.. (juna)..karena orang itu bisa bersembunyi di setiap Selipan mobil yang terjejer rapih di parikiran.? (Brian)..betul dan aku memutuskan untuk berpencar dengan mu karena itu aku percaya kamu bisa menyudut kan nya dan aku berpikir di parkiran ada dua pintu keluar satu langsung ke jalan raya dan pintu satunya pintu untuk naik ke lantai 2 kamu tau bukan apa yang aku bilang resiko jika ke jalan raya nah dari situ aku tidak masuk pintu utama melainkan aku lewat belakang parkiran yang nantinya akan berhenti di lantai dua dan ku dapat kan tas nya (juna) ..ohh jadi prediksi luu tuh menangkap orang itu dengan cara mengepung berlawanan..? Brian tersenyum dan mengangukan kepalanya (brian)..iya dong jadi gini ada ayam lepas di jalan raya ambil contoh jalan yang kosong jika aku dan omar menagkapnya bersama lewat jalur yang sama ayam itu tidak akan tertangkap malahan akan lolos bukan berbeda lagi jika aku mengejar nya dari arah yang berlawanan terkepung lah ayam itu..dan kita di bawa kembali ke saat pengajaran pencuri tadi pagi omar dan brian mengejar pencuri itu dan brian menoleh ke arah jalan raya dan melihat pencuri itu kebingungan akan berlari ke arah mana.. Brian sambil berlari menoleh ke arah omar (brian)... marr ...sebaiknya kita berpisah dan berpencar untuk mengejar nya ..!?? Omar mengangukan kepalanya dan berjalan ke arah yang berbeda dengan brian.. (dalam hati brian).."Dia pasti kebingungan untuk bisa kabur dari ku dan omar.. terlihat ada parkiran mobil yang tak jauh dari mereka dan brian menoleh ke arah pintu utama parkiran itu terlihat pencuri itu lari ke dalam dan di susul oleh omar ."bagus..?" Brian menghampiri parkiran itu brian berhenti di depan pintu utama dan melihat omar yang saling kejar kejaran di barisan mobil yang terparkir di dalam nya "..bagus mar aku percaya pada mu" kata brian dengan nafas terengah engah brian melihat situsai di dalam dan melihat dua pintu keluar dan terlihat ada beberapa polling yang terlihat di luar pintu nomer1 satu "aku harus cepat sebelum dia kesana" brian berlarian dengan sekencang kencang nya lewat di luar gedung parkiran tersebut dan benar saja pencuri itu keluar pintu nomer dua yang tidak mengarah ke jalan raya pencuri itu melihat brian dan berlari ke arah sambil berteriak "awas lu brengsekkk sialan..!?? Briang mengerut kan wajahnya mereka berdua semakin dekat dan dengan cepat brian menendang pencuri itu sampai membuat pencuri terlempar dan badannya menabrak tembok "berikan tas itu..!!?? Bentak brian "anak sialan berengsekk" teriak pencuri itu sambil menahan sakitnya pencuri itu mendekat ke arah brian dan mencoba memukul nya namun dengan cepat brian menghindar dan membalas memukul pencuri itu membuat pencuri itu hampir terjatuh "gua bilang balikin ya balikin" brian dengan cepat menendang kepada pencuri itu dengan kencang sampai sampai pencuri itu tergeletak pingsan brian menyeret tubuh pencuri itu ke samping semak semak dan mengambil tas yang di ambil pencuri itu omar berjalan dan ingin masuk ke dalam namun terlihat omar yang keluar dari pintu itu terlihat omar terkejut (omar)..Brian..!!? Brian tersenyum (brian)..nih mar tas nya udah aku dapat ayo kita kembalikan.. terlihat omar yang masih kebingungan (Omarr)..bagai mana kau.. Brian berjalan mendahului omar (brian)..sudah lah nanti aku jelaskan..!?? Mereka berdua pun berjalan menuju halte bus bersama. Kini kembali ke toko (juan)..wihh keren luu ian analisis lu.. Brian hanya tersenyum dan omar menatap brian dengan penasaran briar menoleh ke arah omar (brian)..kenapa.. kata Brian dengan senang (omar)..bagai mana kamu mendapat kan tas itu dari pencuri itu ada kah perlawanan dari pencuri itu..!!? Tanya omar dengan penasaran kemudian brian melirik ke arah luar (brian)..ngak ada aku mengambil paksa tasnya dan pencuri itu terus kabur entah kemana. Terlihat omar yang kurang puas dengan jawaban omar mereka berdua pun saling bertatapan juna yang melihat itu pun (juna)..ehhh udah malam nih pada ngak mau pulang .!?? Mereka berdua menoleh secara bersamaan ke arah juna.. (omar)..ohh iya Jun ayo kita.. pulang mereka bertiga berdiri dari duduk nya dan membereskan kursi yang habis mereka duduki bria mengejek jendela memastikan sudah tertutup omar dan juna kelur terlebih dahulu menunggu di depan toko Setelah selesai mengecek jendela itu pun brian mengunci pintu toko dan mereka bertiga berjalan pulang bersama karena rumah juna tidak jauh dari rumah omar dan brian masih satu komplek sampai lah mereka di rumah masing masing "sepertinya ayah dan ibu sudah tertidur" kata Brian "iya mereka sangat lelah seharian bekerja di toko" jawab omar dan mereka berdua naik ke atas dan berjalan menuju kamar masing masing (brian)..selamat malam mar selamat beristirahat..(omar)..selamat malam juga ian.. dan mereka berdumasuk ke kamar masing masing (omar)..lelah sekali hari ini omar melepas bajunya dan masuk ke dalam toilet dan omar pun mandi setelah mandi omar mengerikan rambut nya yang basah dan berjalan keluar toilet omar mengambil baju dan berbaring di atas kasur nya dan memandangi langit langit omar mengambil handphone nya yang tergeletak di samping nya omar menghidupkan hp nya dan terlihat ada pesan masuk dari doni *jangan terlambat besok* omar tersenyum dan membalas nya *iya aman don* omar melirik ke arah jendela kamar nya dan teringat zena senyum manis dan lentik bulu matanya tergambar jelas di pikiran omar .dengan segera omar mencari nomer kontak milik zena omar masih malu dan ragu untuk mengirim pesan kepada zena Omar merasa gugup saat mengirim pesan untuk Zena pertama kali. Omar membuka suatu aplikasi di ponselnya dan membuka aplikasi pesan, lalu mengetik pesan dengan hati-hati. (Omar) *selamat malam Hai, ini aku omar Zena. Bagaimana kabarmu?"* pesan terkirim kata Omar dengan pesan yang singkat.Omar merasa malu-malu dan melempar ponselnya ke kasur setelah mengirim pesan. (Omar) "Ah, aku sudah mengirim pesan. Apa kah dia akan membalasnya?" kata Omar dengan hati yang berdebar-debar.Beberapa menit kemudian, ada notifikasi pesan masuk dari Zena. Omar langsung mengambil ponselnya dan membuka pesan dari Zena. (Zena)..*"Hai, Omar. Kabarku baik. Bagaimana denganmu?"* kata Zena dengan pesan yang hangat. "Wihh dia bales nih".Omar tersenyum dan merasa senang saat membaca pesan dari Zena. (Omar)..*Aku baik juga. Senang bisa ngobrol denganmu,"* kata Omar dengan pesan yang responsif.Zena membalas pesan Omar dengan pesan yang lebih panjang. (Zena)..*Aku juga senang bisa ngobrol denganmu. Apa yang kamu lakukan sekarang?"*balas zena (omar)..*Lagi istirahat setelah seharian beraktivitas. Kamu gimana?"* Omar dan Zena terus bertukar pesan hangat, membahas tentang hari mereka dan rencana-rencana mereka di masa depan. Mereka berdua merasa nyaman dan senang saat ngobrol dengan satu sama lain.
के द्वारा तैयार fluffy puppy
सामग्री का विवरण
मीडिया जानकारी
उपयोगकर्ता सहभागिता
इस एआई कला के बारे में
विवरण
रचना संकेत
संलग्नता
fluffy puppy

fluffy puppy
Sampai lah mereka berdua di depan kelas dan zena masuk kedalam duluan omar me menoleh ke arah kursi yang ada di depan kelas terlihat doni sedang duduk di sana sambil memandangi omar omar tersenyum dan menghampiri doni (omar)..udah dari tadi don hee... doni menggelengkan kepalanya dan terlihat di wajahnya sedikit kesal (doni)..pinter banget luu marr pergi duluan.. gua cari lu kesana kesini malah taunya kemana..!! (Omar)..heehhh..maaf don abisnya nungguin luu lama banget ke toilet ngapain coba hhh... (doni)..ahh elu.. mereka berdua pun tertawa bersama (omar)..yaudah ayo masuk..?? Mereka berdua berjalan ke arah pintu kelas dan terlihat riko yang berdiri di depan kelas dan menghadang òmar "hehhe sialan dari mana aja lu" omar berhenti tepat di depan riko (omar)..bukan urusan lu gua mau kemana riko tersenyum sinis (riko)..sombong banget lu ya bocah..!?? (Omar)..tolong mingirr gua mau masukk..!?? (Doni)..iya ko mingirr ngak bikin masalah deh..?? Kata Doni riko menoleh ke arah doni (riko)..ngak usah banyak omong lu miskin..!! Terlihat doni marah (doni)..apa lu bilang..!! Dengan cepat doni mendekat ke arah Riko. "Luu miskin..? Riko mendorong doni sampai hampir membuatnya terjatuh dengan cepat omar menarik doni "apa yang lu lakuin haa..!! Riko menoleh ke arah omar "ohh lu mau jadi sok pahlawan haaa..!!? Bentak riko siswa yang mendengar keributan di luar kelas pu segera menghampirinya terlihat fia yang kaget dan menghampiri doni "donn kamu ngak apa apa.. tanya fia dengan panik (doni)..ngak aku ngak apa apa .. fia menoleh ke arah riko (fia)..ngak usah bikin keributan lu ko atau gua laporin guru ..!! Bentak fia riko menoleh ke arah fia dan tertawa (riko)...hahahah.. memang nya kenapa kalo gua bikin masalah haa lu ngak ikut campur urusin aja tuh si miskin hhh..!?? Doni pun semakin marah (doni)..jaga mulut mu itu ko memang kenapa kalo gua miskin haa..bentak doni (riko)..halah banyak b*c*t luu.. riko memancal Perut doni dan membuat nya terjatuh (fia)....doni.!!?? Omar pun marah dan ingin melawan riko ketika omar ingin bersiap "kalian hentikan semua itu" teriak orang di belang mereka omar pun menghentikan niatnya dan semuanya pun menoleh ke arah suara itu terlihat anggota kelompok Garuda menghampiri mereka (AKG)..apa yang kalian lakukan itu jangan buat keributan di sekolahan ini kalian siswa baru udah berbuat keributan saja..!!!bentak anggota kelompok Garuda itu (fia)..yang membuat keributan terlebih dahulu dia kak..!??? Fia menunjuk riko akg itu pu menoleh ke arah Riko dengan tegas (AKG)..kenapa kamu mengangu teman sekelas mu dan membuat keributan..!?? Bentak angota Garuda tersebut dan riko pun tidak menjawab omongannya (AKG)..ayo ikut saya ke ruang guru..!?? Dengan nada tegas riko pun mengikuti akg tersebut riko menyengol pundak omar dan meliriknya sekilas ke arah omar dengan sinis omar menghampiri doni (omar)..heyy don luu ngak apa apa..?? (Doni)..ngak apa apa mar..fia memandangi doni (fia)..luu tuh harus hati hati don kan lu tau riko tuh orang nya kaya gimana..?? Doni hanya tersenyum omar melihat ke hawatiran fia terhadap doni omar pun tersenyum. Mereka bertiga pun masuk ke dalam kelas dan jam pulang sekolah pun berbunyi siswa dalam kelas pun mengemasi tas meraka dan bersiap untuk pulang doni menoleh ke arah omar (doni)..mar gua minta no hp dong..? Omar mengangkat alisnya (omar)..iya nih.. omar mengambil hp miliknya di dalam saku celananya dan mereka berdua pun bertukar nomer telpon. (Omar)..oke don aman ayo pulang..!! "Ayo" mereka berdua beranjak dari tempat duduk nya dan berjalan keluar kelas terlihat brian yang menunggu di depan kelasnya brian melihat omar dan Doni dan tersenyum ke arah mereka mereka berdua pun menghampiri Brian dan berjalan bersama menuju gerbang sekolah sambil sesekali membahas cewek cewek yang mereka temui saat mereka berpapasan sampai lah di depan gerbang doni di panggil oleh teman nya "donn" doni menoleh ke arah anak yang memanggilnya (doni)..gua balik dulu ya mar.. ian besok ketemu lagi.. (omar)..ya hati hati don di jalan.. doni menganggukan kepalanya dan berjalan meninggalkan omar dan brian mereka berdua pun berjalan menuju ke halte bus dan menugunya brian membuka obrolan dengan bercerita tentang ke 3 teman nya yang baru brian kenal (brian)..tadi si depan kelas kamu ada rame rame ada apa mar..? Tanya Brian dengan penasaran. (Omar)..ohh tadi ada anak membuat keributan..(brian)..teman kelas mu..? (Omar)..iya.. (brian)..memang kenapa sampai ada keributan seperti itu..? (Omar)..hanya masalah sepele..!! Omar menutup yang sebenarnya.Setelah menunggu beberapa menit, bus yang mereka tunggu akhirnya datang. Omar dan Brian naik ke bus dan mencari tempat duduk yang kosong. Mereka berdua duduk berdampingan dan menikmati pemandangan di luar jendela bus Sesampainya bus yang mereka tumpangi berhenti di halte untuk mereka berdua turun, Omar dan Brian keluar dari bus dan berjalan pulang ke rumahnya. Mereka berdua berjalan dengan santai, menikmati udara sore yang sejuk.Saat mereka tiba di rumah, Omar dan Brian langsung menuju ke kamar mereka untuk beres-beres dan berganti pakaian. Setelah selesai, mereka berdua menuju ke toko untuk membantu Ayah dan Ibu.(omar)..Aku lapar, Brian. Aku ingin makan sesuatu sebelum kita pergi ke toko," kata Omar sambil memandang Brian dengan mata yang ceria.(brian)Aku juga lapar. Tapi kita harus segera pergi ke toko untuk membantu Ayah dan Ibu, kita makan di sana saja..?jawab Brian dengan serius. Mereka berdua pun berjalan menuju ke toko, siap untuk membantu Ayah dan Ibu. Saat mereka tiba di toko, Ayah dan Ibu sudah menunggu mereka (ibu)..Anak-anak, kalian sudah datang. Ayo kita mulai bekerja,..kata ibu dengan senyum.(brian)Ya, ibu Kami siap," jawab Brian dengan bahagia Mereka berdua mulai bekerja membantu Ayah dan Ibu di toko. Brian membantu Ayah dengan mengatur barang-barang di rak, sementara omar membantu Ibu dengan melayani pelanggan. Ibu tersenyum (ibu)..bagaimana hari pertama mu di sekolah nak..omar membalas senyum ibunya. (Omar)..seru bu aku banyak bertemu teman teman baru di sekolah dan guru di sana juga baik dan ramah.. (ibu).. yaudah kalu begitu piring piring kotor itu di bawa ke tempat pencucian piring dan tanyakan kepada orang yang duduk di meja no 21 mau makan apa..? (Omar)..iya bu.. omar pun menaruh piring nya di tempat pencucian piring dan segera menghampiri meja nomer 21Mereka berdua terus bekerja dengan gembira, membantu Ayah dan Ibu di toko Setelah membantu Ayah dan Ibu di toko sampai malam, Omar dan Brian sudah sedikit lelah. Mereka berdua membantu membereskan sampah dan menata meja setelah pelanggan terakhir keluar dari toko. Dengan segera mereka berdua menutup toko tersebut dan beristirahat di kursi temapt duduk pelanggan. Ibu menghampiri mereka berdua dengan senyum.(ibu)..Anak-anak, kalian pasti lapar. Apakah kalian ingin makan?" tanya Ibu dengan penuh perhatian.(omar)..Ya, Ibu. Aku ingin makan nasi goreng," kata Omar dengan mata yang ceria. (Brian)..Aku ingin makan mie goreng, Ibu," kata Brian dengan senyum.Ibu tersenyum dan menuju ke dapur untuk menyiapkan makanan untuk mereka berdua. Beberapa menit kemudian, Ibu kembali dengan membawa makanan yang lezat. (Ibu)..Ini, anak-anak. Makanlah dengan lahap," kata Ibu dengan senyum.Omar dan Brian tersenyum dan mulai makan dengan lahap. Beberapa menit kemudian, ketika mereka berdua sedang makan, datanglah juna berdiri di depan pintu toko. Omar melihat ke arah luar toko dan melihat juan (omar)..Ayah, tolong bukain pintu ada juna di depan pintu,..kata Omar dengan mata yang terkejut.Ayah menyambut juna dan menyuruhnya masuk. (Ayah)..Ehh nakk Masuklah, jangan berdiri di luar," kata Ayah dengan senyum.(juna)..iya om..juna tersenyum dan masuk ke dalam toko. Ibu menyambutnya dengan hangat. (Ibu)..Nak juna.Apakah kamu ingin makan?" tanya Ibu dengan penuh perhatian."Terima kasih, tante Aku sudah makan," kata juna dengan senyum.Ibu tersenyum dan mengangguk.ibu menoleh kearah omar dan brian yang sedang makan (ibu)..Baiklah, anak-anak. Makanlah dengan lahap," kata Ibu dengan senyum. dan berjalan pergi meninggalkan mereka bertiga Omar dan Brian terus makan dengan lahap, sementara juna duduk di sebelah mereka dan mengobrol dengan gembira setelah mereka berdua selesai makan omar mengambil piring yang mereka berdua gunakan dan mencucinya setelah omar selesai mencuci piring omar kembali duduk bersama brian dan juna Setelah Ibu selesai membereskan alat masak di dapur, Ibu berpamitan kepada Omar dan Brian untuk pulang duluan.(ibu)..Anak-anak, Ibu sudah selesai di sini. Ibu akan pulang duluan, ya," kata Ibu dengan senyum. (Omar)...Baik, Ibu. Hati-hati di jalan," kata Omar dengan mata yang ceria. (Brian)..Ya, Ibu. Jangan lupa beristirahat nanti," kata Brian dengan senyum.Ayah berpesan kepada anak-anak agar tidak lupa mengunci toko rapat-rapat. (Ayah)..Anak-anak, jangan lupa mengunci toko rapat-rapat sebelum kalian pulang, ya. Pastikan semua pintu dan jendela tertutup dengan baik," kata Ayah dengan serius. (Omar)..Baik, Ayah. Kami tidak akan lupa, kata Omar dengan mengangguk.Ya, Ayah. Kami akan mengunci toko dengan baik," kata Brian dengan serius.Ibu tersenyum menghampiri dan memeluk Omar dan Brian. (Ibu)..sayangg banget sama kalian kalian, anak-anak. Sampai nanti," kata Ibu dengan penuh kasih sayang."Sampai nanti, Ibu," kata Omar dan Brian dengan serempak.Ibu keluar bersama ayah dari toko, meninggalkan Omar, Brian, , dan juna di dalam toko. Ayah masih mengawasi mereka berempat dengan mata yang penuh perhatian. (Juna)..bapak ibu lu sayang banget ya sama lu berdua..? (Brian)..ya namanya juga orang tua ya pasti sayang lah sama anak anak nya gimana sih lu.!! (Juna)..yee orang tua gua ngak kaya gitu malahan sibuk kerja mereka berdua..omar memahami ke adaan (omar)..lu yakin ngak Mau makan Jun.. (juna)..ngak usah gua udah makan kalo ada kopi aja mar..? Omar menganguk dan beranjak dari tempat duduk nya (omar)..yaudah tunggu sebentar gua bikin dulu.. omar berjalan ke dapur toko juna melanjutkan mengobrol dengan brian (juna)..gimana ian di smk 2..? Brian menoleh ke arah Juna yang sedari tadi memandangi layar hp nya (brian)..seru guru nya juga ramah ramah.. (juna)..lua tau ngak kaka kelas gua cewek nya wih bening bening bener ian.. gua sampe heran ini sekolah apa surga hhhh.. juna tertawa (juna)..di tempat sekolah banyak ngak cewek cantik nya ian..hahhhh omar datang ke meja mereka duduk sembari membawa 3 gelas kopi di atas nampan (omar)..lumah apa apa cewek cantik apa apa cewek cantik sapi aja kalo di bikin cantik lu suka kali..!! Omar menaruh kopi nya satu persatu di atas meja dan brian tertawa karena omongan omar (brian)..hhhhh tau tuh juna hhh...!!! Terlihat ada sedikit kelas di muka juna (omar)..gimana di smk satu anak anak nya di sana.. (juna)..ya kaya anak orang..!! Omar menoleh ke arah juna dan tertawa (omar)..hhhh ya elah lu Jun gitu doang marah..!! (Omar)..masalah tadi pagi gimana soal pencuri itu dan kamu bisa mendapatkan tasnya..?? Brian tersenyum (brian)..ya dengan sedikit trik..? (Omar).maksudnya..? (Brian)..jadi gini trik nya mudah aku hanya memperhatikan pergerakan orang itu dan aku menganalisis daerah tersebut di mata pencuri itu ada dua jalan untuk dia bisa kabur dan jalan pertama sebelum sampai di tempat parkir orang itu aslinya akan berbelok ke jalan raya namun jika dia lari kesana dengan keadaan kita mengejar mereka itu akan mengundang dan di jurigai poling yang ada disana.. (omar)..kan bisa kabur bersembunyi di mana gitu..? Brian mengelengkan kepala (brian)..tidak tidak di kota ini di jalan maupun di sudut sudah ada kamera pengawas dan detektor jikalau ada kejahatan atau pencurian yang nanti akan langsung di ketahui poling dan contoh nya gini kita sedang di ada di dalam suatu ruangan yang penuh dengan kamera pengawas dan sensor di mana mana walau pun banyak barang untuk kita sembunyi kita sudah terekam kamera dimana kita sembunyi bukan..? (Brian)..nah jalan kedua itu ya tetap berlari lurus dan bersembunyi di dalam parkiran perumahan bukan yang hanya ada beberapa titik kamera pengawas dan aku percaya kepada mu kamu pasti bisa menyudut kan pencuri itu..? (Omar)..terus bagai mana kamu bisa sampai di titik pencuri iti bisa kabur aku yang mengikutinya saja hampir kehilangan jejak nya..!?? Brian tersenyum (brian)..mudah aku sudah memprediksinya terlebih dahulu awalnya kita mengejar nya bersama bukan.. omar mengangukan kepala (brian) kenapa orang itu memili parkiran untuk dia bersembunyi karena kita mengejar bersama yang pasti di pikiran orang itu jika kita mengejarnya dengan jalur yang sama kita dapat terkecoh oleh nya karena di parkiran banyak mobil dan itu jelas kunci orang itu untuk menghilang dari pandangan kita.. (juna)..karena orang itu bisa bersembunyi di setiap Selipan mobil yang terjejer rapih di parikiran.? (Brian)..betul dan aku memutuskan untuk berpencar dengan mu karena itu aku percaya kamu bisa menyudut kan nya dan aku berpikir di parkiran ada dua pintu keluar satu langsung ke jalan raya dan pintu satunya pintu untuk naik ke lantai 2 kamu tau bukan apa yang aku bilang resiko jika ke jalan raya nah dari situ aku tidak masuk pintu utama melainkan aku lewat belakang parkiran yang nantinya akan berhenti di lantai dua dan ku dapat kan tas nya (juna) ..ohh jadi prediksi luu tuh menangkap orang itu dengan cara mengepung berlawanan..? Brian tersenyum dan mengangukan kepalanya (brian)..iya dong jadi gini ada ayam lepas di jalan raya ambil contoh jalan yang kosong jika aku dan omar menagkapnya bersama lewat jalur yang sama ayam itu tidak akan tertangkap malahan akan lolos bukan berbeda lagi jika aku mengejar nya dari arah yang berlawanan terkepung lah ayam itu..dan kita di bawa kembali ke saat pengajaran pencuri tadi pagi omar dan brian mengejar pencuri itu dan brian menoleh ke arah jalan raya dan melihat pencuri itu kebingungan akan berlari ke arah mana.. Brian sambil berlari menoleh ke arah omar (brian)... marr ...sebaiknya kita berpisah dan berpencar untuk mengejar nya ..!?? Omar mengangukan kepalanya dan berjalan ke arah yang berbeda dengan brian.. (dalam hati brian).."Dia pasti kebingungan untuk bisa kabur dari ku dan omar.. terlihat ada parkiran mobil yang tak jauh dari mereka dan brian menoleh ke arah pintu utama parkiran itu terlihat pencuri itu lari ke dalam dan di susul oleh omar ."bagus..?" Brian menghampiri parkiran itu brian berhenti di depan pintu utama dan melihat omar yang saling kejar kejaran di barisan mobil yang terparkir di dalam nya "..bagus mar aku percaya pada mu" kata brian dengan nafas terengah engah brian melihat situsai di dalam dan melihat dua pintu keluar dan terlihat ada beberapa polling yang terlihat di luar pintu nomer1 satu "aku harus cepat sebelum dia kesana" brian berlarian dengan sekencang kencang nya lewat di luar gedung parkiran tersebut dan benar saja pencuri itu keluar pintu nomer dua yang tidak mengarah ke jalan raya pencuri itu melihat brian dan berlari ke arah sambil berteriak "awas lu brengsekkk sialan..!?? Briang mengerut kan wajahnya mereka berdua semakin dekat dan dengan cepat brian menendang pencuri itu sampai membuat pencuri terlempar dan badannya menabrak tembok "berikan tas itu..!!?? Bentak brian "anak sialan berengsekk" teriak pencuri itu sambil menahan sakitnya pencuri itu mendekat ke arah brian dan mencoba memukul nya namun dengan cepat brian menghindar dan membalas memukul pencuri itu membuat pencuri itu hampir terjatuh "gua bilang balikin ya balikin" brian dengan cepat menendang kepada pencuri itu dengan kencang sampai sampai pencuri itu tergeletak pingsan brian menyeret tubuh pencuri itu ke samping semak semak dan mengambil tas yang di ambil pencuri itu omar berjalan dan ingin masuk ke dalam namun terlihat omar yang keluar dari pintu itu terlihat omar terkejut (omar)..Brian..!!? Brian tersenyum (brian)..nih mar tas nya udah aku dapat ayo kita kembalikan.. terlihat omar yang masih kebingungan (Omarr)..bagai mana kau.. Brian berjalan mendahului omar (brian)..sudah lah nanti aku jelaskan..!?? Mereka berdua pun berjalan menuju halte bus bersama. Kini kembali ke toko (juan)..wihh keren luu ian analisis lu.. Brian hanya tersenyum dan omar menatap brian dengan penasaran briar menoleh ke arah omar (brian)..kenapa.. kata Brian dengan senang (omar)..bagai mana kamu mendapat kan tas itu dari pencuri itu ada kah perlawanan dari pencuri itu..!!? Tanya omar dengan penasaran kemudian brian melirik ke arah luar (brian)..ngak ada aku mengambil paksa tasnya dan pencuri itu terus kabur entah kemana. Terlihat omar yang kurang puas dengan jawaban omar mereka berdua pun saling bertatapan juna yang melihat itu pun (juna)..ehhh udah malam nih pada ngak mau pulang .!?? Mereka berdua menoleh secara bersamaan ke arah juna.. (omar)..ohh iya Jun ayo kita.. pulang mereka bertiga berdiri dari duduk nya dan membereskan kursi yang habis mereka duduki bria mengejek jendela memastikan sudah tertutup omar dan juna kelur terlebih dahulu menunggu di depan toko Setelah selesai mengecek jendela itu pun brian mengunci pintu toko dan mereka bertiga berjalan pulang bersama karena rumah juna tidak jauh dari rumah omar dan brian masih satu komplek sampai lah mereka di rumah masing masing "sepertinya ayah dan ibu sudah tertidur" kata Brian "iya mereka sangat lelah seharian bekerja di toko" jawab omar dan mereka berdua naik ke atas dan berjalan menuju kamar masing masing (brian)..selamat malam mar selamat beristirahat..(omar)..selamat malam juga ian.. dan mereka berdumasuk ke kamar masing masing (omar)..lelah sekali hari ini omar melepas bajunya dan masuk ke dalam toilet dan omar pun mandi setelah mandi omar mengerikan rambut nya yang basah dan berjalan keluar toilet omar mengambil baju dan berbaring di atas kasur nya dan memandangi langit langit omar mengambil handphone nya yang tergeletak di samping nya omar menghidupkan hp nya dan terlihat ada pesan masuk dari doni *jangan terlambat besok* omar tersenyum dan membalas nya *iya aman don* omar melirik ke arah jendela kamar nya dan teringat zena senyum manis dan lentik bulu matanya tergambar jelas di pikiran omar .dengan segera omar mencari nomer kontak milik zena omar masih malu dan ragu untuk mengirim pesan kepada zena Omar merasa gugup saat mengirim pesan untuk Zena pertama kali. Omar membuka suatu aplikasi di ponselnya dan membuka aplikasi pesan, lalu mengetik pesan dengan hati-hati. (Omar) *selamat malam Hai, ini aku omar Zena. Bagaimana kabarmu?"* pesan terkirim kata Omar dengan pesan yang singkat.Omar merasa malu-malu dan melempar ponselnya ke kasur setelah mengirim pesan. (Omar) "Ah, aku sudah mengirim pesan. Apa kah dia akan membalasnya?" kata Omar dengan hati yang berdebar-debar.Beberapa menit kemudian, ada notifikasi pesan masuk dari Zena. Omar langsung mengambil ponselnya dan membuka pesan dari Zena. (Zena)..*"Hai, Omar. Kabarku baik. Bagaimana denganmu?"* kata Zena dengan pesan yang hangat. "Wihh dia bales nih".Omar tersenyum dan merasa senang saat membaca pesan dari Zena. (Omar)..*Aku baik juga. Senang bisa ngobrol denganmu,"* kata Omar dengan pesan yang responsif.Zena membalas pesan Omar dengan pesan yang lebih panjang. (Zena)..*Aku juga senang bisa ngobrol denganmu. Apa yang kamu lakukan sekarang?"*balas zena (omar)..*Lagi istirahat setelah seharian beraktivitas. Kamu gimana?"* Omar dan Zena terus bertukar pesan hangat, membahas tentang hari mereka dan rencana-rencana mereka di masa depan. Mereka berdua merasa nyaman dan senang saat ngobrol dengan satu sama lain.
6 months ago