Seni AI: Panel 1 – Pagi Cerah di Sekolah Baru Visual: Vero dengan semangat pakai seragam abu-abu putih, jalan ke sekolah sambil senyum lebar, matahari cerah)* Narasi: “Pagi yang cerah! Hari pertama Vero di SMA favorit, semangatnya 120%! Akhirnya bisa pakai seragam abu-abu putih—ikon keren sekaligus simbol penderitaan siswa!! Panel 2 – Di Kelas, Ketemu Teman Sebangku Visual: Vero duduk, melirik cowok sebelahnya yang tampil gaya banget — jam kinclong, rambut licin kayak jalan tol, parfum nyengat mahal Vero: “Hai! Aku Vero, nama kamu siapa?” Cowok: “Panggil aja Kenzo… atau Kenz.” Vero (dalam hati):“Nama aja udah kayak brand tas, fix bukan kaleng-kaleng nih.”* panel 3 – Obrolan Aneh Dimulai** Visual: Vero nanya dengan polos, Kenzo jawab santai sambil nyender Vero: “Masuk sini lewat jalur apa, ken? Zonasi? Prestasi? Afirmasi?” Kenzo (senyum santai): “Hehe… Jalur silaturahmi.” Vero: “Silaturahmi? Maksudnya…?” Kenzo: “Ya… yang penting hubungan kita baik-baik aja sama pihak sekolah 😎.” panel 4 – Reaksi Kaget Vero** Visual: Vero bengong 3 detik, lalu “CRACK!” pensilnya patah di tangannya Vero: "HAH!? GUA BELAJAR TIAP MALAM, ELU CUMA KIRIM PARCEL LEBARAN!?” Kenzo (angkat bahu, santai banget): “Yaa… hidup tuh bukan soal nilai, tapi kenalan.” Panel 5 – Kesadaran Pahit Visual: Vero melamun lihat keluar jendela, daun berguguran, ekspresi campur getir dan pasrah Narasi (pikiran Vero): “Ternyata rumus kehidupan itu simpel… Nilai tinggi ≠ jaminan masuk. Tapi punya kenalan = kelas unggulan.” di belakangnya, angin lewat sambil nyengir: “Welcome to real life, bro~”

Dibuat oleh bouncy marshmallow

Detail Konten

Informasi Media

Interaksi Pengguna

Tentang Karya AI ini

Deskripsi

Prompt Pembuatan

Keterlibatan

bouncy marshmallow

bouncy marshmallow

Panel 1 – Pagi Cerah di Sekolah Baru
Visual: Vero dengan semangat pakai seragam abu-abu putih, jalan ke sekolah sambil senyum lebar, matahari cerah)*
Narasi:
“Pagi yang cerah! Hari pertama Vero di SMA favorit, semangatnya 120%! Akhirnya bisa pakai seragam abu-abu putih—ikon keren sekaligus simbol penderitaan siswa!!
Panel 2 – Di Kelas, Ketemu Teman Sebangku
Visual: Vero duduk, melirik cowok sebelahnya yang tampil gaya banget — jam kinclong, rambut licin kayak jalan tol, parfum nyengat mahal
Vero: “Hai! Aku Vero, nama kamu siapa?” Cowok: “Panggil aja Kenzo… atau Kenz.”
Vero (dalam hati):“Nama aja udah kayak brand tas, fix bukan kaleng-kaleng nih.”*
panel 3 – Obrolan Aneh Dimulai**
Visual: Vero nanya dengan polos, Kenzo jawab santai sambil nyender
Vero: “Masuk sini lewat jalur apa, ken? Zonasi? Prestasi? Afirmasi?”
Kenzo (senyum santai): “Hehe… Jalur silaturahmi.”
Vero: “Silaturahmi? Maksudnya…?”
Kenzo: “Ya… yang penting hubungan kita baik-baik aja sama pihak sekolah 😎.”
panel 4 – Reaksi Kaget Vero**
Visual: Vero bengong 3 detik, lalu “CRACK!” pensilnya patah di tangannya
Vero: "HAH!? GUA BELAJAR TIAP MALAM, ELU CUMA KIRIM PARCEL LEBARAN!?”
Kenzo (angkat bahu, santai banget): “Yaa… hidup tuh bukan soal nilai, tapi kenalan.”
Panel 5 – Kesadaran Pahit
Visual: Vero melamun lihat keluar jendela, daun berguguran, ekspresi campur getir dan pasrah
Narasi (pikiran Vero):
“Ternyata rumus kehidupan itu simpel…
Nilai tinggi ≠ jaminan masuk.
Tapi punya kenalan = kelas unggulan.”
di belakangnya, angin lewat sambil nyengir: “Welcome to real life, bro~”
—— Tamat ——

Panel 1 – Pagi Cerah di Sekolah Baru Visual: Vero dengan semangat pakai seragam abu-abu putih, jalan ke sekolah sambil senyum lebar, matahari cerah)* Narasi: “Pagi yang cerah! Hari pertama Vero di SMA favorit, semangatnya 120%! Akhirnya bisa pakai seragam abu-abu putih—ikon keren sekaligus simbol penderitaan siswa!! Panel 2 – Di Kelas, Ketemu Teman Sebangku Visual: Vero duduk, melirik cowok sebelahnya yang tampil gaya banget — jam kinclong, rambut licin kayak jalan tol, parfum nyengat mahal Vero: “Hai! Aku Vero, nama kamu siapa?” Cowok: “Panggil aja Kenzo… atau Kenz.” Vero (dalam hati):“Nama aja udah kayak brand tas, fix bukan kaleng-kaleng nih.”* panel 3 – Obrolan Aneh Dimulai** Visual: Vero nanya dengan polos, Kenzo jawab santai sambil nyender Vero: “Masuk sini lewat jalur apa, ken? Zonasi? Prestasi? Afirmasi?” Kenzo (senyum santai): “Hehe… Jalur silaturahmi.” Vero: “Silaturahmi? Maksudnya…?” Kenzo: “Ya… yang penting hubungan kita baik-baik aja sama pihak sekolah 😎.” panel 4 – Reaksi Kaget Vero** Visual: Vero bengong 3 detik, lalu “CRACK!” pensilnya patah di tangannya Vero: "HAH!? GUA BELAJAR TIAP MALAM, ELU CUMA KIRIM PARCEL LEBARAN!?” Kenzo (angkat bahu, santai banget): “Yaa… hidup tuh bukan soal nilai, tapi kenalan.” Panel 5 – Kesadaran Pahit Visual: Vero melamun lihat keluar jendela, daun berguguran, ekspresi campur getir dan pasrah Narasi (pikiran Vero): “Ternyata rumus kehidupan itu simpel… Nilai tinggi ≠ jaminan masuk. Tapi punya kenalan = kelas unggulan.” di belakangnya, angin lewat sambil nyengir: “Welcome to real life, bro~”

4 months ago

0
    Daring